novel istri untuk putraku karya Ghanem dan perempuan di titik nol karya orang mesir

novel istri untuk putraku bercerita tentang Orang Aljazair yang sudah berpendidikan tetapi dijodohkan dengan suami yang kasar, suka merokok, mabuk, dan main perempuan sementara masih menganut tradisi istrinya harus bercadar dan ketika berjalan harus dibelakang suaminya. tentui saja si tokoh utama snagat tersiksa karena ia memiliki latar belakang modern dan berpendidikan tetapi harus tunduk pada suami yang jahat , tidak taat beragama, pekerja kasar , dan ironisnya masih memaksa istrinya bercadar serta memperlakukan istrinya seperti pembantu, jika berhubunan badan suaminya sama sekali tidak romantis dan langsung mengunggangi istrinya meskipun istrinya sedang tidur, padahal suaminya baru saja pulang dari kerja kasar dan mulutnya bau rokok atau alkohol setelah nongkrong bersama sesama pekerja kasar , kalo tidak keliru nama tokohnya adalah fatiha,

novel perempuan dititik nol juga mengangkat tema yang sama yaitu posisi perempuan yang terinjak-inbak di timur tengah, cerita ini agak mirip dengan jamila dan sang presiden , seorang pelacur membunuh germo dan dijatuhi hukuman mati, presiden menawarinya pengampunan tetapi pelacur itu menolak, hanya saja latar belakang perempuannya berbeda, dalam perempuan di titik nol tokoh utamanya adalah firdaus seorang yang cerdas dan merupakan lulusan terbaik di mesir saat SMA , bisa dibilang latar belakang firdaus lebih baik daripada jamilah di film jamilah dan sang presiden, kalo tidak keliru jamilah memang anak miskin yang dijual sejak kecil,  namun inilah penyebab cerita firdaus  menjadi lebih tragis , ia sebenarnya memiliki harapan yang lebih besar dengan ijazah SMA nya , perlu diingat cerita perempuan di titik nol mengambil setting zaman dahulu di Mesir ketika pendidikan SMA masih merupakan sesuatu yang mahal . Firdaus pernah dilecehkan oleh pamannya yang bekerja di al Azhar , padahal pamannya memiliki latar belakang yang kuat, ketika itu ia dan pamannya menonton film di bioskop, ada adegan ciuman lalu pamannya berkata itu dosa, anehnya sesampainya di rumah paman firdaus malah mencium firdaus dengan penuh nafsu, tidak cukup di situ kemudaian paman firdaus menikah dengan nona iqbal , seorang permpuan yang pendek dan gemuk tetapi montok, nona iqbal adalah anak dari guru paman firdaus di al azhar , meskipun demikian nona iqbal tetap diperlakukan dengan buruk seperti pembantu oleh paman firdaus, pernah suatu ketika paman firdaus memukul nona iqbal tetapi gurunya tidak marah karena gurunya juga berpendapat bahwa suami yang baik adalah yang mendidik istrinya meskipun dengan memukul,  setelah itu firdaus dijodohkan dengan seorang syekh tua , ia juga diperlakukan seperti pemabantu , ada kesalahan sedikirt saja suaminya jmarah0marah dan memukul wajhah firdaus sampai berdarah, lalu firdaus mengadu tetapi orang malah membela suaminya.

ok memang di dalam agama ada memukul istri tetapi nabi melarang memukul di wajah dan pukulan tidka boleh berbekas  , dalam ceritsa suami firdaus yang seorang syekh malah mukul wajah firdaus sampai berdarah dan anehnya orang-orang malah membela syekh itu, firdaus akhirnya kabur dan ditolong oleh seorang pemilik waruing kopi, awalnya semuany abaik0baik saja sampai akhirnty apa da suatu haru firdaus berdebvat dengan si pemilik warkop , ia mengatakan ia punya ijazah dan seharusnyta dpat bekerja tetapi si pemilik warkop malah mengartakan ynag punya banyak ijzah banyak tidak hanya firdaus dan memukul firdaus sampai pingssan, setelah itu firdaus "ditindih" si pemilik warkop, mulai saat itu ia sering "ditindih" , rupanya si pemilik warkop juga "emnyewakan "firdaus  " muali saat itu firdaus emnjadi pelacur

Komentar